PSK di Swiss Siasati Penularan Covid-19 dengan Posisi Seks

Jum'at, 29 Mei 2020 - 03:08 WIB
Mereka juga menyarankan agar tidak menyentuh barang-barang pribadi pelanggan dan tidak menyarankan berciuman, meskipun ini sudah jarang terjadi di rumah bordil Swiss sebelum di lockdown.

ProKoRe juga menyerukan agar rumah pelacuran legal dibuka kembali dengan pelonggaran langkah-langkah penguncian berikutnya pada 8 Juni. Mereka mengatakan pelarangan tersebut mengakibatkan pekerja seks ilegal terjadi di seluruh negeri, yang mengarah pada masalah keamanan.

Mereka mengatakan detail kontak pelanggan termasuk nama dan nomor telepon harus disimpan selama empat minggu setelah kunjungan sehingga pelacakan kontak dapat dilakukan.

Pekerjaan seks di Swiss diatur dan sah ketika memaksa orang melakukan pelacuran, perdagangan manusia, dan sebagian besar bentuk mucikari adalah ilegal.

Di ibukota negara itu, Bern, saat ini terdapat 28 rumah bordil berlisensi, meskipun jumlahnya menurun dan sikap oposisi terhadap bisnis baru terus meningkat.
(ber)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!