Berencana Bunuh Utusan untuk PBB, AS Tangkap Dua Pria Myanmar

Sabtu, 07 Agustus 2021 - 06:22 WIB
Kyaw Moe Tun tidak segera menanggapi permintaan komentar atas tuduhan tersebut. Junta Myanmar memecatnya pada bulan Februari, tetapi untuk saat ini dia tetap menjadi utusan negara itu untuk PBB karena PBB belum mengakui junta.

Menurut pengaduan hukum, Phyo Hein Htut mengatakan kepada penyelidik FBI bahwa pedagang senjata di Thailand telah menghubunginya secara online dan menawarkan uang untuk menyewa seseorang untuk melukai Duta Besar Myanmar dan memaksanya mundur.

"Jika duta besar tidak mundur, maka pedagang senjata mengusulkan agar para penyerang membunuhnya," menurut pengaduan itu seperti dikutip dari Reuters, Sabtu (7/8/2021).

Phyo Hein Htut dan pedagang senjata itu kemudian menyetujui rencana untuk merusak mobil duta besar agar menyebabkan kecelakaan.

Baca juga: ASEAN Tunjuk Diplomat Brunei Sebagai Utusan untuk Myanmar
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!