AS Setuju Jual Artileri dan Kit Bom Pintar Rp10,7 Triliun ke Taiwan

Kamis, 05 Agustus 2021 - 13:44 WIB
Kongres memiliki waktu 30 hari untuk mendung atau menentang penjualan senjata-senjata tersebut. Namun, Kongres biasanya tidak berusaha untuk memblokir transfer senjata ke Taiwan.

China sampai saat ini masih menganggap Taiwan sebagai bagian dari wilayahnya, meski pulau itu telah diperintah secara otonom sejak Perang Saudara China pada tahun 1949.

Beda dengan China yang menggunakan nama Republik Rakyat China, pemerintah di Taipei menyebut pulau itu sebagai “Republik China" meskipun hanya diakui oleh segelintir negara.

Amerika Serikat tidak lagi menjadi salah satu dari negara yang mengakui "Republik China" setelah memutuskan hubungan resmi pada tahun 1979, tetapi sejak itu tetap menjalin hubungan informal, termasuk serangkaian penjualan senjata yang panjang.
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!