Pertama di Prancis, Pendeta Protestan Nikahi Pasangan Sesama Jenisnya

Selasa, 27 Juli 2021 - 08:27 WIB
Sementara pernikahan heteroseksual telah lama menjadi norma bagi para pendeta Protestan, keputusan sinode gereja tahun 2015 untuk juga mengizinkan penyatuan sesama jenis di antara para pendeta tetap kontroversial, dan memberi para pejabat kebijaksanaan luas tentang bagaimana menerapkan aturan tersebut.

"Itu bukan hak, atau kewajiban," bunyi teks keputusan sinode gereja tahun 2015. "Dan tidak dapat dipaksakan pada paroki mana pun, atau pendeta mana pun."

Perubahan aturan tersebut mengikuti diskusi selama dua tahun di dalam gereja, kata juru bicara EPUdF Daniel Cassou. "Ini tetap menjadi topik yang sensitif," katanya kepada AFP.

Baca juga: Fenomena Imbalan Seks untuk Operasi Plastik di 'Ibu Kota Narkoba' Meksiko

Secara umum, doktrin Protestan tidak menganggap pernikahan sebagai sakramen, tetapi gereja dapat memberikan restunya dalam upacara sipil untuk pasangan heteroseksual dan homoseksual.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!