Vietnam Lockdown Ibu Kota karena Kasus COVID-19 Melonjak
Sabtu, 24 Juli 2021 - 16:02 WIB
"Saya pikir orang-orang di Hanoi seperti saya sendiri setuju dengan keputusan tiba-tiba kota untuk mengunci kota," kata penduduk lokal, Nguyen Van Chien, seperti dikutip oleh kantor berita AFP.
“Kita harus mengambil risiko ekonomi untuk melawan pandemi ini,” ujarnya.
Awal pekan ini, pihak berwenang telah menangguhkan semua kegiatan di luar ruangan di Hanoi dan memerintahkan bisnis yang tidak penting untuk ditutup menyusul peningkatan kasus infeksi COVID-19.
Pada hari Jumat, Hanoi melaporkan 70 infeksi yang dikonfirmasi, tertinggi di kota itu, bagian dari rekor 7.295 kasus di negara itu dalam 24 jam terakhir.
Hampir 5.000 kasus di antaranya berasal dari kota metropolitan terbesar di Vietnam, Kota Ho Chi Minh selatan, yang juga telah memperpanjang pengunciannya hingga 1 Agustus.
“Kita harus mengambil risiko ekonomi untuk melawan pandemi ini,” ujarnya.
Awal pekan ini, pihak berwenang telah menangguhkan semua kegiatan di luar ruangan di Hanoi dan memerintahkan bisnis yang tidak penting untuk ditutup menyusul peningkatan kasus infeksi COVID-19.
Pada hari Jumat, Hanoi melaporkan 70 infeksi yang dikonfirmasi, tertinggi di kota itu, bagian dari rekor 7.295 kasus di negara itu dalam 24 jam terakhir.
Hampir 5.000 kasus di antaranya berasal dari kota metropolitan terbesar di Vietnam, Kota Ho Chi Minh selatan, yang juga telah memperpanjang pengunciannya hingga 1 Agustus.
Lihat Juga :