Perang Sengit Pasukan Khusus Afghanistan vs Taliban, Jurnalis Peraih Pulitzer Tewas
Sabtu, 17 Juli 2021 - 10:53 WIB
“Danish adalah jurnalis yang luar biasa, suami dan ayah yang setia, dan kolega yang sangat dicintai. Pikiran kami bersama keluarganya pada saat yang mengerikan ini," lanjut pernyataan mereka.
Presiden Afghanistan Ashraf Ghani mengatakan dalam sebuah pernyataan di Twitter bahwa dia sangat sedih dengan laporan mengejutkan tentang kematian Siddiqui dan menyampaikan belasungkawa kepada keluarganya.
Siddiqui mengatakan kepada Reuters bahwa dia telah terluka di lengan oleh pecahan peluru sebelumnya pada hari Jumat saat melaporkan bentrokan tersebut. Dia dirawat dan gerilyawan Taliban kemudian mundur dari pertempuran di Spin Boldak.
Seorang komandan pasukan Afghanistan mengatakan Siddiqui telah berbicara dengan penjaga toko ketika kelompok Taliban menyerang lagi.
Reuters tidak dapat memverifikasi secara independen rincian pertempuran baru yang dijelaskan oleh pejabat militer Afghanistan, yang meminta untuk tidak disebutkan namanya tersebut sebelum Kementerian Pertahanan Afghanistan membuat pernyataan.
Baca juga: Taliban Bantah Eksekusi 22 Pasukan Khusus Afghanistan Meski Ada Videonya
Presiden Afghanistan Ashraf Ghani mengatakan dalam sebuah pernyataan di Twitter bahwa dia sangat sedih dengan laporan mengejutkan tentang kematian Siddiqui dan menyampaikan belasungkawa kepada keluarganya.
Siddiqui mengatakan kepada Reuters bahwa dia telah terluka di lengan oleh pecahan peluru sebelumnya pada hari Jumat saat melaporkan bentrokan tersebut. Dia dirawat dan gerilyawan Taliban kemudian mundur dari pertempuran di Spin Boldak.
Seorang komandan pasukan Afghanistan mengatakan Siddiqui telah berbicara dengan penjaga toko ketika kelompok Taliban menyerang lagi.
Reuters tidak dapat memverifikasi secara independen rincian pertempuran baru yang dijelaskan oleh pejabat militer Afghanistan, yang meminta untuk tidak disebutkan namanya tersebut sebelum Kementerian Pertahanan Afghanistan membuat pernyataan.
Baca juga: Taliban Bantah Eksekusi 22 Pasukan Khusus Afghanistan Meski Ada Videonya
Lihat Juga :