Bandingkan Trump dengan Hitler, Jenderal Top AS Sebut Trump Rancang Kudeta

Jum'at, 16 Juli 2021 - 04:01 WIB
Pada 1933, Hitler mengambil keuntungan dari kebakaran mencurigakan di Reichstag, parlemen Jerman, untuk menangguhkan kebebasan sipil dan memusatkan otoritas di pemerintahannya, menyiapkan panggung untuk konsolidasi kekuasaan Nazi.

Baca juga: 25.000 Tentara Dikerahkan untuk Redam Kerusuhan di Afrika Selatan

Ketika Trump menyerukan pawai di Washington oleh para pendukungnya pada November, Milley, yang telah ditunjuk Trump, menyatakan kekhawatirannya bahwa Trump mengerahkan “baju cokelat di jalan-jalan,” menurut buku itu, merujuk pada para pengikut kekerasan Hitler.

Dan ketika Trump bersikeras mengklaim, tanpa bukti, bahwa dia ditipu dari masa jabatan kedua dengan penipuan dan merencanakan unjuk rasa lain pada 6 Januari, ketika para pengikutnya menyerang Kongres, Milley bersekongkol dengan para pejabat tinggi lainnya untuk mengundurkan diri, satu per satu.

Langkah pengunduran diri beriringan itu memberi sinyal bahwa mereka tidak akan mengikuti kudeta oleh presiden Trump yang akan keluar dari Gedung Putih.

“Mereka mungkin mencoba, tetapi mereka tidak akan berhasil,” tutur Milley kepada para ajudannya, sesuai cerita dalam buku itu.

“Anda tidak dapat melakukan ini tanpa militer. Anda tidak dapat melakukan ini tanpa CIA dan FBI. Kami adalah orang-orang dengan senjata,” papar dia.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!