Rusia Uji 320 Jenis Senjata di Suriah, Rahasia Bisnis Senjatanya Laris Manis
Jum'at, 16 Juli 2021 - 05:01 WIB
Penjualan senjata adalah bagian penting dari aksi agresif Moskow meningkatkan pengaruh geopolitiknya dari Timur Tengah hingga Afrika.
Baca juga: Rusia Bersiap Pamerkan 'Jet Tempur Siluman F-35' Versinya Sendiri
"Kita keluar dengan tahun yang sangat sukses," ungkap Dmitry Shugayev, yang mengepalai Layanan Federal untuk Kerjasama Teknis-Militer Rusia, pada saluran berita Rossiya 24.
Dia menambahkan bahwa tahun 2020 "istimewa" karena pandemi.
“Pada 2019 dan 2018, Rusia menerima pesanan senjata masing-masing senilai USD51,1 miliar dan USD55 miliar dari negara-negara Timur Tengah,” papar Kepala Eksekutif raksasa senjata Rusia, Rostec, Sergei Chemezov.
Timur Tengah telah menjadi pasar utama untuk penjualan senjata dalam dekade terakhir.
Impor senjata oleh negara-negara Timur Tengah meningkat 102% antara 2011-2015 dan 2017-2019, menurut data baru tentang transfer senjata yang diterbitkan Stockholm International Peace Research Institute (SIPRI).
Baca juga: Rusia Bersiap Pamerkan 'Jet Tempur Siluman F-35' Versinya Sendiri
"Kita keluar dengan tahun yang sangat sukses," ungkap Dmitry Shugayev, yang mengepalai Layanan Federal untuk Kerjasama Teknis-Militer Rusia, pada saluran berita Rossiya 24.
Dia menambahkan bahwa tahun 2020 "istimewa" karena pandemi.
“Pada 2019 dan 2018, Rusia menerima pesanan senjata masing-masing senilai USD51,1 miliar dan USD55 miliar dari negara-negara Timur Tengah,” papar Kepala Eksekutif raksasa senjata Rusia, Rostec, Sergei Chemezov.
Timur Tengah telah menjadi pasar utama untuk penjualan senjata dalam dekade terakhir.
Impor senjata oleh negara-negara Timur Tengah meningkat 102% antara 2011-2015 dan 2017-2019, menurut data baru tentang transfer senjata yang diterbitkan Stockholm International Peace Research Institute (SIPRI).
Lihat Juga :