Rouhani Sebut Iran Dapat Perkaya Uranium Hingga 90%
Kamis, 15 Juli 2021 - 04:36 WIB
Ia menambahkan bahwa kekuatan Barat telah mencoba untuk menutup situs nuklir Fordow tetapi sekarang fasilitasnya lebih kuat dari sebelumnya.
Angka 90% yang dikutip oleh Rouhani akan sangat memprihatinkan, karena persentase konsentrasi itu dianggap sebagai patokan minimum untuk memproduksi senjata nuklir. Pengayaan uranium bahkan melebihi 20% dianggap memiliki beberapa aplikasi sipil.
JCPOA, yang membatasi ambisi nuklir Iran, secara sepihak ditinggalkan pada 2018 oleh presiden Amerika Serikat (AS) saat itu Donald Trump, yang juga memberlakukan sanksi keras terhadap Teheran. Iran semakin melubangi kesepakatan itu, meningkatkan program pengayaannya melebihi tingkat 3,67% yang disepakati.
Baca juga: Komandan Iran Desak Milisi Irak Tingkatkan Serangan pada Pasukan AS
Pada bulan April, Teheran menyatakan bahwa mereka akan meningkatkan pengayaan uraniumnya hingga 60%. Ini menyusul dugaan serangan Israel terhadap fasilitas nuklirnya Natanz.
Angka 90% yang dikutip oleh Rouhani akan sangat memprihatinkan, karena persentase konsentrasi itu dianggap sebagai patokan minimum untuk memproduksi senjata nuklir. Pengayaan uranium bahkan melebihi 20% dianggap memiliki beberapa aplikasi sipil.
JCPOA, yang membatasi ambisi nuklir Iran, secara sepihak ditinggalkan pada 2018 oleh presiden Amerika Serikat (AS) saat itu Donald Trump, yang juga memberlakukan sanksi keras terhadap Teheran. Iran semakin melubangi kesepakatan itu, meningkatkan program pengayaannya melebihi tingkat 3,67% yang disepakati.
Baca juga: Komandan Iran Desak Milisi Irak Tingkatkan Serangan pada Pasukan AS
Pada bulan April, Teheran menyatakan bahwa mereka akan meningkatkan pengayaan uraniumnya hingga 60%. Ini menyusul dugaan serangan Israel terhadap fasilitas nuklirnya Natanz.
Lihat Juga :