Hanya 51 Cm, Sapi Terpendek di Dunia Ini Mendadak Jadi Selebriti
Jum'at, 09 Juli 2021 - 14:09 WIB
Rekor dunia untuk sapi terpendek saat ini dimiliki oleh seekor sapi Vechur bernama Manikyam dari negara bagian Kerala di India, tingginya 61,1 cm (24,1 inci).
Rani adalah jenis sapi Bhutan dari subspesies yang sama dengan Manikyam. Bos taurus indicus, juga dikenal sebagai zebu, berasal dari sub-benua India dan dikenal karena bahunya yang berpunuk dan telinga yang terkulai.
Berbicara tentang popularitas hewan dalam semalam, seorang manajer peternakan mengatakan: "Kami tidak mengharapkan minat yang begitu besar. Kami tidak mengira orang akan meninggalkan rumah mereka karena situasi virus yang memburuk. Tetapi mereka datang ke sini berbondong-bondong."
Sajedul Islam, kepala dokter hewan pemerintah untuk wilayah tersebut, mengatakan Rani adalah produk dari perkawinan sedarah dan tidak mungkin menjadi lebih besar.
Sejedul telah mengatakan kepada pengelola peternakan untuk membatasi masuknya turis.
"Saya mengatakan kepada mereka bahwa mereka seharusnya tidak membiarkan begitu banyak orang memadati peternakan," katanya.
"Mereka mungkin membawa penyakit ke sini yang mengancam kesehatan Rani," katanya lagi seperti dikutip dari The Mirror, Jumat (9/7/2021).
Rani adalah jenis sapi Bhutan dari subspesies yang sama dengan Manikyam. Bos taurus indicus, juga dikenal sebagai zebu, berasal dari sub-benua India dan dikenal karena bahunya yang berpunuk dan telinga yang terkulai.
Berbicara tentang popularitas hewan dalam semalam, seorang manajer peternakan mengatakan: "Kami tidak mengharapkan minat yang begitu besar. Kami tidak mengira orang akan meninggalkan rumah mereka karena situasi virus yang memburuk. Tetapi mereka datang ke sini berbondong-bondong."
Sajedul Islam, kepala dokter hewan pemerintah untuk wilayah tersebut, mengatakan Rani adalah produk dari perkawinan sedarah dan tidak mungkin menjadi lebih besar.
Sejedul telah mengatakan kepada pengelola peternakan untuk membatasi masuknya turis.
"Saya mengatakan kepada mereka bahwa mereka seharusnya tidak membiarkan begitu banyak orang memadati peternakan," katanya.
"Mereka mungkin membawa penyakit ke sini yang mengancam kesehatan Rani," katanya lagi seperti dikutip dari The Mirror, Jumat (9/7/2021).
Lihat Juga :