Armada Rusia Pantau Kapal Angkatan Laut Spanyol di Laut Hitam
Rabu, 07 Juli 2021 - 22:24 WIB
"Ini dilakukan dengan sengaja agar wilayah lain di dunia di bawah pimpinan Amerika Serikat menjadi tidak stabil," kata juru bicara Kementerian Luar Negeri Rusia Maria Zakharova dalam jumpa pers.
Ia menambahkan bahwa Rusia tidak pernah melanggar hak navigasi bebas selama insiden dengan kapal Belanda.
Pada tanggal 24 Juni, kapal perang Belanda yang berada di perairan netral berubah arah dan mulai bergerak menuju Selat Kerch. Untuk menghentikannya memasuki perairan teritorial Rusia secara ilegal, sebuah jet tempur Su-30 dan pembom Su-24 mengudara. Kementerian Pertahanan Belanda dengan cepat menuduh kru jet tempur Rusia menyebabkan "situasi berbahaya" di dekat Evertsen di Laut Hitam.
Baca juga: Belanda: Jet Rusia Lakukan Serangan Tipuan pada Fregat Belanda di Laut Hitam
Selama sesi tanya jawab tahunan pekan lalu, Presiden Rusia Vladimir Putin menyebut insiden baru-baru ini yang melibatkan perjalanan kapal perang Inggris melalui perairan Rusia di lepas pantai Crimea sebagai provokasi yang jelas bersifat politik.
Ia menambahkan bahwa Rusia tidak pernah melanggar hak navigasi bebas selama insiden dengan kapal Belanda.
Pada tanggal 24 Juni, kapal perang Belanda yang berada di perairan netral berubah arah dan mulai bergerak menuju Selat Kerch. Untuk menghentikannya memasuki perairan teritorial Rusia secara ilegal, sebuah jet tempur Su-30 dan pembom Su-24 mengudara. Kementerian Pertahanan Belanda dengan cepat menuduh kru jet tempur Rusia menyebabkan "situasi berbahaya" di dekat Evertsen di Laut Hitam.
Baca juga: Belanda: Jet Rusia Lakukan Serangan Tipuan pada Fregat Belanda di Laut Hitam
Selama sesi tanya jawab tahunan pekan lalu, Presiden Rusia Vladimir Putin menyebut insiden baru-baru ini yang melibatkan perjalanan kapal perang Inggris melalui perairan Rusia di lepas pantai Crimea sebagai provokasi yang jelas bersifat politik.
Lihat Juga :