Rusia: NATO Dibentuk untuk 'Ciptakan' Keributan, Bukan Perdamaian
Senin, 05 Juli 2021 - 03:20 WIB
“Dalam hal ini, perusak itu hanya alat provokasi. Presiden (Vladimir Putin) menjelaskan bahwa ini adalah cara untuk menyelidiki kemacetan, kelemahan dalam sistem kontrol perbatasan, dalam sistem respons dan sebagainya. Ini adalah kesengajaan dan provokasi yang terencana dengan baik," ucapPeskov.
"Saya kira intelijen kita tentu tahu siapa yang mengambil keputusan itu. Tapi, tentu saja, saya kira inti dari operasi semacam itu masih direncanakan oleh teman-teman senior dari seberang lautan," tukasnya. Baca juga: Beda Sikap Soal Nasib Navalny dan Assange, Rusia Cela UE dan NATO
"Saya kira intelijen kita tentu tahu siapa yang mengambil keputusan itu. Tapi, tentu saja, saya kira inti dari operasi semacam itu masih direncanakan oleh teman-teman senior dari seberang lautan," tukasnya. Baca juga: Beda Sikap Soal Nasib Navalny dan Assange, Rusia Cela UE dan NATO
(ian)
Lihat Juga :