Menlu China kepada AS: China Hari Ini Tidak Sama dengan 100 Tahun Lalu
Sabtu, 03 Juli 2021 - 15:37 WIB
Biden lambat untuk menghapus tarif yang diberlakukan Trump pada barang-barang China ketika pemerintah mengevaluasi serangkaian kebijakan baru.
Pembicaraan tatap muka pertama antara China dan AS pada bulan Maret lalu berujung pada pertengkaran antara Menteri Luar Negeri Antony Blinken dan Yang Jiechi, anggota Politbiro Partai Komunis yang berkuasa.
Baca juga: Dialog AS-China di Alaska Berlangsung Panas
Washington dan Beijing dilaporkan sedang mendiskusikan pertemuan antara Blinken dan Wang di sebuah acara Kelompok 20 baru-baru ini di Italia, tetapi itu tidak pernah terjadi.
Pada hari Kamis, Presiden China Xi Jinping memperingatkan musuh bangsa untuk menghindari menentang pemerintahnya, mengatakan dalam pidato yang menandai peringatan 100 tahun Partai Komunis bahwa China tidak dapat lagi diganggu dan disalahgunakan.
"Siapa pun yang mencoba melakukan itu pasti akan mematahkan kepala mereka di atas Tembok Besar baja yang dibangun dengan darah dan daging 1,4 miliar orang China," katanya.
Baca juga: 100 Tahun PKC, Xi Jinping Peringatkan Jangan Usik China
Menurut Financial Times, AS sedang menjajaki kemungkinan panggilan telepon antara Biden dan Xi, tetapi tidak ada kemajuan yang dilaporkan.
Pembicaraan tatap muka pertama antara China dan AS pada bulan Maret lalu berujung pada pertengkaran antara Menteri Luar Negeri Antony Blinken dan Yang Jiechi, anggota Politbiro Partai Komunis yang berkuasa.
Baca juga: Dialog AS-China di Alaska Berlangsung Panas
Washington dan Beijing dilaporkan sedang mendiskusikan pertemuan antara Blinken dan Wang di sebuah acara Kelompok 20 baru-baru ini di Italia, tetapi itu tidak pernah terjadi.
Pada hari Kamis, Presiden China Xi Jinping memperingatkan musuh bangsa untuk menghindari menentang pemerintahnya, mengatakan dalam pidato yang menandai peringatan 100 tahun Partai Komunis bahwa China tidak dapat lagi diganggu dan disalahgunakan.
"Siapa pun yang mencoba melakukan itu pasti akan mematahkan kepala mereka di atas Tembok Besar baja yang dibangun dengan darah dan daging 1,4 miliar orang China," katanya.
Baca juga: 100 Tahun PKC, Xi Jinping Peringatkan Jangan Usik China
Menurut Financial Times, AS sedang menjajaki kemungkinan panggilan telepon antara Biden dan Xi, tetapi tidak ada kemajuan yang dilaporkan.
(ian)
Lihat Juga :