Rusia Puji Niat Turki Operasikan Sistem Rudal S-400 Meski Ditekan AS

Jum'at, 02 Juli 2021 - 00:04 WIB
Turki tidak menyerah pada tekanan AS dan mengatakan akan mempertahankan sistem S-400. Washington telah menanggapi dengan mengecualikan Ankara dari program AS untuk mengembangkan jet tempur siluman F-35.

Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan bersumpah pada Oktober tahun lalu bahwa Ankara tidak akan menyingkirkan sistem S-400, terlepas dari tekanan Washington.

Baca juga: Xi Jinping Bersumpah Hancurkan Upaya Kemerdekaan Taiwan

S-400 Triumf Rusia, yang oleh NATO dinamai SA-21 Growler, adalah sistem rudal permukaan ke udara jarak jauh dan menengah terbaru yang mulai beroperasi pada tahun 2007.

Sistem ini dirancang untuk menghancurkan pesawat, rudal jelajah dan rudal balistik serta juga dapat digunakan melawan instalasi darat. S-400 dapat menyerang target pada jarak hingga 400 km dan pada ketinggian hingga 30 km di bawah tembakan dan gangguan musuh yang intensif.
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!