PM Selandia Baru Kritik Rencana Pembuatan Film Pembantaian Masjid Christchurch

Senin, 14 Juni 2021 - 14:08 WIB
“Dalam pandangan saya, yang merupakan pandangan pribadi, rasanya terlalu cepat dan sangat "mentah" untuk Selandia Baru,” ucapnya, seperti dilansir Al Arabiya pada Senin (214/6/2021).

“Dan sementara ada begitu banyak cerita yang harus diceritakan di beberapa titik, saya tidak menganggap milik saya sebagai salah satunya – itu adalah cerita komunitas, cerita keluarga," sambungnya. Baca juga: Sandiaga Uno Bakal Gelar Virtual Food Expo Indonesia-New Zealand Untuk Bangkitkan Parekraf Nasional

Ardern mendapat pujian luas atas penanganannya yang empatik dan inklusif atas serangan itu, yang merupakan penembakan massal terburuk dalam sejarah Selandia Baru modern, termasuk mengenakan hijab saat bertemu pelayat.

Judul film itu sendiri merujuk pada sebuah kalimat dari pidato yang disampaikan Ardern,tidak lama setelah serangan itu terjadi, ketika dia berjanji untuk mendukung komunitas Muslim dan memperketat undang-undang senjata.
(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!