Israel Tangkap Aktivis Kembar, Pionir Aksi Protes Palestina di Sheikh Jarrah
Senin, 07 Juni 2021 - 02:37 WIB
Polisi Israel menahan dua aktivis kembar Palestina, Muna dan Mohammed El-Kurd. Foto/Ist
YERUSALEM - Polisi Israel menahan dua aktivis kembar Palestina, Muna dan Mohammed El-Kurd. Keduanya, yang ditangkap secara terpisah, telah menjadi wajah kampanye untuk menghentikan pengusiran warga Palestina dari lingkungan Sheikh Jarrah di Yerusalem Timur.
Pendukung Muna dan Mohammed El-Kurd, mengatakan, penahanan mereka adalah bagian dari upaya Israel yang lebih luas untuk menghentikan penentangan terhadap penggusuran di Sheikh Jarrah. Di mana pemukim Yahudi ingin pindah ke rumah El-Kurd dan beberapa rumah lainnya di bawah keputusan pengadilan Israel.
Dalam sebuah pernyataan, polisi Israel membenarkan telah menangkap serang warga Palestina di Yerusalem. Namun, mereka tidak menyebutkan identitas warga Palestina yang ditangkap. Baca juga: Puluhan Drone Mata-mata dan Penyerang Israel Serbu Langit Gaza
"Polisi menangkap di bawah perintah pengadilan seorang tersangka berusia 23 tahun yang merupakan penduduk Yerusalem Timur, karena dicurigai berpartisipasi dalam kerusuhan yang terjadi di Sheikh Jarrah baru-baru ini," kata polisi Israel, seperti dilansir Reuters pada Senin (7/6/2021).
Pendukung Muna dan Mohammed El-Kurd, mengatakan, penahanan mereka adalah bagian dari upaya Israel yang lebih luas untuk menghentikan penentangan terhadap penggusuran di Sheikh Jarrah. Di mana pemukim Yahudi ingin pindah ke rumah El-Kurd dan beberapa rumah lainnya di bawah keputusan pengadilan Israel.
Dalam sebuah pernyataan, polisi Israel membenarkan telah menangkap serang warga Palestina di Yerusalem. Namun, mereka tidak menyebutkan identitas warga Palestina yang ditangkap. Baca juga: Puluhan Drone Mata-mata dan Penyerang Israel Serbu Langit Gaza
"Polisi menangkap di bawah perintah pengadilan seorang tersangka berusia 23 tahun yang merupakan penduduk Yerusalem Timur, karena dicurigai berpartisipasi dalam kerusuhan yang terjadi di Sheikh Jarrah baru-baru ini," kata polisi Israel, seperti dilansir Reuters pada Senin (7/6/2021).
Lihat Juga :