Erdogan Peringatkan Turki Bisa Serang Kamp Pengungsi di Pedalaman Irak
Rabu, 02 Juni 2021 - 22:08 WIB
"Berapa lama kita harus bersabar tentang hal itu?" tanya Erdogan, seperti dilansir Reuters pada Rabu (2/6/2021). Baca juga: Demonstran Irak Mengamuk dan Coba Bakar Konsulat, Iran Murka
Kamp Makhmour didirikan pada 1990-an ketika ribuan orang Kurdi dari Turki melintasi perbatasan dalam sebuah gerakan yang menurut Ankara sengaja diprovokasi oleh PKK.
PKK, yang ditetapkan sebagai organisasi teroris oleh Amerika Serikat dan Uni Eropa, telah melakukan pemberontakandi Turki tenggara yang sebagian besar penduduknya Kurdi sejak 1984. Lebih dari 40 ribu orang telah tewas dalam konflik tersebut.
Makhmour menjadi sasaran serangan udara Turki setahun yang lalu. Meskipun tidak ada laporan korban pada saat itu, tetapi seorang pejabat senior Turki mengatakan itu sekarang menjadi prioritas bagi Ankara. Baca juga: Irak Siap Caplok 32,7% Saham ExxonMobil di West Qurna 1, Pertamina Gak Tertarik?
"Kamp Makhmour digunakan sebagai salah satu pusat logistik dalam serangan terhadap Turki atau Angkatan Bersenjata Turki. Sudah waktunya sekarang, harus dibersihkan dari PKK," kata pejabat itu, yang berbicara dalam kondisi anonim.
Kamp Makhmour didirikan pada 1990-an ketika ribuan orang Kurdi dari Turki melintasi perbatasan dalam sebuah gerakan yang menurut Ankara sengaja diprovokasi oleh PKK.
PKK, yang ditetapkan sebagai organisasi teroris oleh Amerika Serikat dan Uni Eropa, telah melakukan pemberontakandi Turki tenggara yang sebagian besar penduduknya Kurdi sejak 1984. Lebih dari 40 ribu orang telah tewas dalam konflik tersebut.
Makhmour menjadi sasaran serangan udara Turki setahun yang lalu. Meskipun tidak ada laporan korban pada saat itu, tetapi seorang pejabat senior Turki mengatakan itu sekarang menjadi prioritas bagi Ankara. Baca juga: Irak Siap Caplok 32,7% Saham ExxonMobil di West Qurna 1, Pertamina Gak Tertarik?
"Kamp Makhmour digunakan sebagai salah satu pusat logistik dalam serangan terhadap Turki atau Angkatan Bersenjata Turki. Sudah waktunya sekarang, harus dibersihkan dari PKK," kata pejabat itu, yang berbicara dalam kondisi anonim.
(ian)
Lihat Juga :