Putri Thailand Izinkan Impor Vaksin COVID-19 setelah Publik Marah

Jum'at, 28 Mei 2021 - 10:37 WIB
Keputusan itu diumumkan pada Selasa malam dan memperluas kemampuan Chulabhorn Royal Academy untuk menanggapi pandemi virus corona. Itu ditandatangani oleh Putri Chulabhorn, yang merupakan ketua lembaga sekaligus adik bungsu Raja Maha Vajiralongkorn.

"Royal Academy akan mendapatkan 'vaksin alternatif' sampai vaksin yang diproduksi di negara ini mencapai kapasitas yang cukup untuk dapat melindungi dari wabah," kata Sekretaris Jenderal Chulabhorn Royal Academy, Profesor Nithi Mahanonda, di Facebook.

Dia menambahkan bahwa prosedur itu akan mematuhi peraturan tentang impor dan pendaftaran.

Menteri Kesehatan Anutin Charnvirakul mengatakan dia tidak mengetahui perintah kerajaan sebelum keputusan itu resmi diterbitkan.

"Saya baru melihat pengumumannya tadi malam," kata Anutin ketika ditanya tentang hal itu dalam wawancara televisi lokal. "Tapi jika itu menguntungkan negara, kami siap," katanya lagi, seperti dikutip dari Reuters, Jumat (28/5/2021).

Chulabhorn Royal Academy, yang mencakup rumah sakit dan lembaga penelitian, akan menyelenggarakan konferensi pers pada hari Jumat tentang apa yang dikatakannya sebagai impor vaksin Sinopharm.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!