Menebar Teror, Polisi Israel Tangkapi Ratusan Warga Palestina
Jum'at, 28 Mei 2021 - 02:19 WIB
Mayoritas penangkapan terjadi di Lod di mana hampir 140 pemuda ditahan seperti dikutip dari The New Arab, Jumat (28/5/2021).
Sementara itu, seorang fotografer Haaretz merekam lusinan orang Yahudi Israel yang menyerang warga Palestina Israel di distrik Tel Aviv di Bat Yam, ketika percobaan hukuman mati dilakukan.
Dua minggu lalu, sekitar 20 orang difilmkan memukuli Said Mousa, dengan beberapa penyerang mengambil bagian dalam wawancara sesudahnya.
Baca juga: Israel Dituding Lakukan Apartheid di Palestina, Netanyahu Sebut Menlu Prancis Kurang Ajar
Menurut harian Israel, hanya enam yang ditangkap meskipun para penyerang dapat dengan mudah diidentifikasi melalui video.
Warga Palestina di Israel merupakan 20 persen dari populasi Israel dan menghadapi diskriminasi sistematis. Mereka mengeluh diperlakukan sebagai warga negara kelas dua dibandingkan dengan rekan Yahudi mereka.
Sebagian besar masyarakat Israel melihat warga Palestina sebagai ancaman demografis bagi kaum Yahudi Israel, dengan diskriminasi yang mengakar di seluruh perumahan, layanan publik, pendidikan, dan pekerjaan.
Sementara itu, seorang fotografer Haaretz merekam lusinan orang Yahudi Israel yang menyerang warga Palestina Israel di distrik Tel Aviv di Bat Yam, ketika percobaan hukuman mati dilakukan.
Dua minggu lalu, sekitar 20 orang difilmkan memukuli Said Mousa, dengan beberapa penyerang mengambil bagian dalam wawancara sesudahnya.
Baca juga: Israel Dituding Lakukan Apartheid di Palestina, Netanyahu Sebut Menlu Prancis Kurang Ajar
Menurut harian Israel, hanya enam yang ditangkap meskipun para penyerang dapat dengan mudah diidentifikasi melalui video.
Warga Palestina di Israel merupakan 20 persen dari populasi Israel dan menghadapi diskriminasi sistematis. Mereka mengeluh diperlakukan sebagai warga negara kelas dua dibandingkan dengan rekan Yahudi mereka.
Sebagian besar masyarakat Israel melihat warga Palestina sebagai ancaman demografis bagi kaum Yahudi Israel, dengan diskriminasi yang mengakar di seluruh perumahan, layanan publik, pendidikan, dan pekerjaan.
Lihat Juga :