Friends of Indonesia di Negeri Kanguru Gelar Malam Peduli untuk Nusa Tenggara

Sabtu, 22 Mei 2021 - 14:23 WIB
Sementara itu, CEO NTA Dr Collin Barlow dan Executive Officer NTA Phil Domanchesz menyampaikan penghargaan dan apresiasi terhadap dukungan Pemerintah Indonesia melalui Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Canberra dalam setiap program kegiatan yang dilakukan NTA dengan misi meningkatkan kualitas hidup masyarakat, terutama di pedesaan Nusa Tenggara.

Kegiatan dihadiri oleh tidak kurang dari 130 undangan yang terdiri dari berbagai anggota organisasi nirlaba Australia, komunitas pecinta Bahasa dan Budaya Indonesia, pengusaha, pegawai pemerintah Australia, serta diplomat Australia yang pernah bertugas di Indonesia.

Acara itu juga diisi presentasi secara virtual mengenai kekayaan tradisi tenun kain ikat khas Nusa Tenggara, serta sejarah dan tekniknya oleh Dr Joanna Barrkman, kurator dari Charles Darwin University Art Collection and Art Gallery.

Kemudian dilanjutkan dengan presentasi singkat mengenai kegiatan NTA di lapangan dari Stephanie Heighes, operation manager NTA, dalam rangka membantu perajin tenun kain ikat tersebut dalam mengakses pasar, termasuk pemanfaatan media sosial dan workshop peningkatan kualitas produk itu sendiri.

Selain itu, juga turut ditampilkan kesenian Nusa Tenggara serta lelang produk seni dan ekonomi kreatif Indonesia di antaranya tenun ikat Flores, lukisan Bali, hingga patung kayu Nias yang seluruh hasilnya akan dipergunakan untuk program peningkatan pembangunan masyarakat di Nusa Tenggara.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!