Terus Meluas, Giliran Warga Texas Gelar Demonstrasi Anti-lockdown
Senin, 20 April 2020 - 09:01 WIB
Di negara tetangga New York, New Jersey, jumlah warga yang dirawat dan kasus virus korona juga menunjukkan penurunan dari hari sebelumnya. “Kita belum melalui puncaknya,” kata Gubernur New Jersey Phil Murphy.
Trump Ancam China
Trump kembali mengancam China terkait pandemi virus corona. Dia mengatakan, China seharusnya menghadapi konsekuensi jika mengetahui dampak virus corona yang bisa meluas. “Virus corona seharusnya berhenti di China sebelum dimulai dan itu tidak terjadi. Seluruh dunia menderita karenanya,” kata Trump.
Perang pernyataan antara dua negara besar menunjukkan ketegangan hubungan kedua negara. Itu bisa menyebabkan kerja sama kedua negara dalam penanganan Covid-19 pun menjadi tanda tanya besar.
“Jika itu (virus corona) adalah sebuah kesalahan, kesalahan tetap kesalahan. Jika mereka mengetahui bertanggung jawab, kemudian seharusnya ada konsekuensinya,” kata Trump. Dia sendiri tidak menjelaskan tindakan yang akan diambil AS.
Trump dan para penasihat seniornya menuding China tidak transparan setelah wabah korona melanda negara itu pada akhir tahun lalu di Wuhan. Pekan lalu, dia menghentikan bantuan untuk Dana Kesehatan Dunia (WHO) karena gagal menangani pandemi tersebut. (Andika H Mustaqim)
Trump Ancam China
Trump kembali mengancam China terkait pandemi virus corona. Dia mengatakan, China seharusnya menghadapi konsekuensi jika mengetahui dampak virus corona yang bisa meluas. “Virus corona seharusnya berhenti di China sebelum dimulai dan itu tidak terjadi. Seluruh dunia menderita karenanya,” kata Trump.
Perang pernyataan antara dua negara besar menunjukkan ketegangan hubungan kedua negara. Itu bisa menyebabkan kerja sama kedua negara dalam penanganan Covid-19 pun menjadi tanda tanya besar.
“Jika itu (virus corona) adalah sebuah kesalahan, kesalahan tetap kesalahan. Jika mereka mengetahui bertanggung jawab, kemudian seharusnya ada konsekuensinya,” kata Trump. Dia sendiri tidak menjelaskan tindakan yang akan diambil AS.
Trump dan para penasihat seniornya menuding China tidak transparan setelah wabah korona melanda negara itu pada akhir tahun lalu di Wuhan. Pekan lalu, dia menghentikan bantuan untuk Dana Kesehatan Dunia (WHO) karena gagal menangani pandemi tersebut. (Andika H Mustaqim)
(ysw)
Lihat Juga :