PBB: Tak Ada Tempat Aman di Gaza, 72.000 Orang Mengungsi dan Terlantar

Rabu, 19 Mei 2021 - 16:01 WIB
Dia berbicara setelah sembilan hari kekerasan Israel-Palestina di mana Hamas menyerang Israel dengan lebih dari 3.500 roket dan Pasukan Pertahanan Israel (IDF) melancarkan serangan bom ke Jalur Gaza.

Baca juga: PKS Prihatin Omongan Hendropriyono Soal Palestina Bukan Urusan Indonesia

Kantor PBB untuk Koordinasi Urusan Kemanusiaan (OCHA) mengatakan, “Akibat serangan IDF, 72.000 warga Palestina mengungsi, termasuk 47.000 mencari perlindungan di 58 sekolah Badan Bantuan dan Pekerjaan Perserikatan Bangsa-Bangsa di seluruh Gaza. 25.000 orang terlantar lainnya sedang mengungsi dan tinggal dengan keluarga angkat."

OCHA mengatakan, sejak 10 Mei, 213 warga Palestina, termasuk 62 anak-anak, 35 wanita dan 116 pria, tewas di Gaza selama serangan IDF.

Di pihak Israel, OCHA mengatakan, 10 orang, termasuk satu tentara, tewas akibat tembakan roket atau saat berlindung. OCHA menambahkan ratusan orang terluka.

Lowcock menyerukan diakhirinya kekerasan dan agar semua pihak menghormati hukum internasional.

Dia meminta negara-negara donor ke PBB untuk berkontribusi pada Dana Kemanusiaan untuk Palestina. Dia mencatat USD14 juta bentuk dana itu akan disalurkan untuk membantu mereka yang berada di Gaza. PBB sedang bersiap meluncurkan seruan kemanusiaan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!