Perang Hari Ke-9: 212 Warga Palestina Tewas, Israel Dicap Penjahat Perang
Selasa, 18 Mei 2021 - 07:27 WIB
Mengutip laporan Al Jazeera, sebanyak 212 orang, termasuk 61 anak-anak, telah tewas di Gaza sejak pemboman Zionis Israel dimulai Senin pekan lalu. Sekitar 1.500 warga Palestina lainnya terluka.
Sebelumnya, Hamas, kelompok yang berkuasa di Gaza, menembakkan banyak roket ke kota Ashkelon dan Beersheba di Israel. Pihak Zionis telah melaporkan 10 orang tewas, termasuk dua anak.
Ardi Imseis, seorang profesor hukum di Queen's University di Ontario, Kanada, mengatakan Israel menanggapi dengan kekuatan yang tidak proporsional di Jalur Gaza dan kemungkinan melakukan kejahatan perang sebagai akibatnya.
"Kami memiliki alasan yang masuk akal untuk percaya bahwa kejahatan perang sedang dilakukan, pelanggaran hukum humaniter internasional, terutama karena kurangnya penghormatan terhadap prinsip-prinsip perbedaan, proporsionalitas dan pencegahan," kata Imseis kepada Al Jazeera.
"Pelanggaran tampaknya datang terutama dari pihak Israel, tetapi tidak secara eksklusif," kata Imseis.
Sebelumnya, Hamas, kelompok yang berkuasa di Gaza, menembakkan banyak roket ke kota Ashkelon dan Beersheba di Israel. Pihak Zionis telah melaporkan 10 orang tewas, termasuk dua anak.
Ardi Imseis, seorang profesor hukum di Queen's University di Ontario, Kanada, mengatakan Israel menanggapi dengan kekuatan yang tidak proporsional di Jalur Gaza dan kemungkinan melakukan kejahatan perang sebagai akibatnya.
"Kami memiliki alasan yang masuk akal untuk percaya bahwa kejahatan perang sedang dilakukan, pelanggaran hukum humaniter internasional, terutama karena kurangnya penghormatan terhadap prinsip-prinsip perbedaan, proporsionalitas dan pencegahan," kata Imseis kepada Al Jazeera.
"Pelanggaran tampaknya datang terutama dari pihak Israel, tetapi tidak secara eksklusif," kata Imseis.
Lihat Juga :