Bom Meledak di Masjid Kabul Saat Salat Jumat, 12 Tewas

Jum'at, 14 Mei 2021 - 22:30 WIB
"Serangan hari ini terhadap sebuah masjid di distrik Shakar Dara di Kabul selama sholat Jumat sepenuhnya menentang gagasan Idul Fitri sebagai hari libur keluarga yang dirayakan dengan damai," kata misi Uni Eropa di Afghanistan di Twitter yang dinukil Reuters, Jumat (14/5/2021).

Kekerasan, termasuk serangan terhadap warga sipil, telah meningkat di Afghanistan, bahkan ketika AS telah memulai operasi untuk menarik semua pasukannya yang tersisa selama empat bulan ke depan.

Sejauh ini belum ada laporan tentang pertempuran langsung antara pasukan pemerintah dan Taliban selama gencatan senjata, yang dimulai pada Kamis bertepatan dengan akhir bulan puasa Ramadhan. Namun, pemboman di pinggir jalan terus berlanjut, dengan sedikitnya 11 warga sipil dilaporkan tewas dan 13 luka-luka dalam empat pemboman pada hari Kamis kemarin.

Baca juga: Taliban Rebut Distrik Utama di Luar Ibu Kota Afghanistan

Pemerintah dan Taliban telah mengadakan pembicaraan politik untuk mencoba mengakhiri konflik mereka ketika Washington menarik tentaranya 20 tahun setelah pemboman AS memaksa Taliban lengser dari kekuasaan. Kedua belah pihak dalam pembicaraan itu menuduh pihak lain memprovokasi dan gagal menghentikan serangan terhadap warga sipil.
(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!