Al Aqsa Membara, Hamas Serukan Arab Saudi dan Iran Bersatu
Selasa, 11 Mei 2021 - 20:11 WIB
"Kami berharap pembicaraan (antara Iran dan Arab Saudi) akan berhasil, dan kami berharap ini akan membantu menstabilkan Iran dan seluruh kawasan," kata juru bicara Hamas.
"Ini pasti akan membantu meningkatkan solidaritas dengan Palestina," imbuhnya seperti dikutip dari Newsweek, Selasa (11/5/2021).
Tetapi ketika Hamas berusaha untuk melenturkan hubungan internasionalnya dengan seruan dari Menteri Luar Negeri Iran Mohammad Javad Zarif dan Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan, IDF mengeluarkan peringatan kepada musuh mana pun yang mempertimbangkan untuk bergabung dengan pasukan paramiliter Palestina yang menembakkan roket ke Israel.
"Kami siap untuk berbagai skenario. Dan seperti yang kami lihat sebelumnya, kami melihat serangan oleh Hamas ini sebagai serangan yang sangat parah, dan kami bermaksud meminta pertanggungjawaban mereka atas agresi mereka terhadap Israel," ujar juru bicara IDF Letnan Kolonel Jonathan Conricus kata Newsweek.
"Dan saya benar-benar tidak merekomendasikan musuh kita untuk bergabung dengan Hamas, karena mereka akan menerima jenis serangan yang sama terhadap infrastruktur militer yang sekarang diterima dan akan diterima Hamas," ancamnya.
"Ini pasti akan membantu meningkatkan solidaritas dengan Palestina," imbuhnya seperti dikutip dari Newsweek, Selasa (11/5/2021).
Tetapi ketika Hamas berusaha untuk melenturkan hubungan internasionalnya dengan seruan dari Menteri Luar Negeri Iran Mohammad Javad Zarif dan Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan, IDF mengeluarkan peringatan kepada musuh mana pun yang mempertimbangkan untuk bergabung dengan pasukan paramiliter Palestina yang menembakkan roket ke Israel.
"Kami siap untuk berbagai skenario. Dan seperti yang kami lihat sebelumnya, kami melihat serangan oleh Hamas ini sebagai serangan yang sangat parah, dan kami bermaksud meminta pertanggungjawaban mereka atas agresi mereka terhadap Israel," ujar juru bicara IDF Letnan Kolonel Jonathan Conricus kata Newsweek.
"Dan saya benar-benar tidak merekomendasikan musuh kita untuk bergabung dengan Hamas, karena mereka akan menerima jenis serangan yang sama terhadap infrastruktur militer yang sekarang diterima dan akan diterima Hamas," ancamnya.
Lihat Juga :