Bunuh Polisi Italia, Dua Turis Asal AS Divonis Penjara Seumur Hidup

Kamis, 06 Mei 2021 - 14:07 WIB
Bersaksi di depan pengadilan pada bulan Maret, Elder mengatakan kedua pria itu berpakaian preman dan tidak mengidentifikasi diri mereka sebagai polisi. Ia pun mengaku keduanya langsung menyerang mereka.

“Saya panik dan percaya dia ingin membunuh saya,” kata Elder di pengadilan seperti dikutip dari Russia Today, Kamis (6/5/2021).

Cerciello Rega (35) yang menurut polisi tidak bersenjata, ditikam 11 kali dengan pisau berukuran 11 cm oleh Elder. Petugas itu baru saja kembali dari bulan madunya.

Rekan Cerciello Rega, Andrea Varriale, bersaksi bahwa mereka berdua telah menunjukkan lencana. Namun lencana milik Rega tidak ditemukan di TKP.

Sementara Elder mengakui penikaman itu dan meminta maaf di sidang pengadilan pada September 2020, Natale-Hjorth awalnya mengatakan kepada polisi bahwa dia tidak terlibat dan tidak tahu temannya memiliki pisau. Namun, sidik jarinya ditemukan di panel langit-langit kamar hotel mereka menginap, tempat senjata pembunuh ditemukan tersembunyi.

Baca juga: Para Lansia China Beli Tiket Wisata, Malah Dibawa Jalan-jalan ke Kuburan
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!