Bom Mobil Tewaskan 30 Orang di Afghanistan

Sabtu, 01 Mei 2021 - 01:02 WIB
Seorang juru bicara kementerian kesehatan mengatakan sekitar 40 orang telah dibawa ke rumah sakit, beberapa dalam kondisi kritis.

Belum jelas siapa yang berada di balik ledakan itu.

Kekerasan di Afghanistan telah meningkat dalam beberapa pekan terakhir setelah Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden mengumumkan bahwa AS akan menarik tentaranya pada 11 September untuk mengakhiri dua dekade kehadiran militer asing.

Keputusan itu membuat marah Taliban yang telah menandatangani kesepakatan dengan presiden AS sebelumnya Donald Trump bahwa pasukan asing akan pergi dari negara itu pada 1 Mei dengan tunduk pada jaminan keamanan tertentu.

Baca juga: Penarikan Pasukan AS dari Afghanistan Telah Dimulai
(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!