Kapal Tanker Iran di Lepas Pantai Suriah Diserang, Tiga Tewas

Minggu, 25 April 2021 - 11:24 WIB
Baca juga: Rudal Suriah Mendarat Dekat Situs Nuklir Israel untuk Pertama Kalinya

Sebelum perang Suriah, negara itu relatif menikmati otonomi energi, tetapi produksinya anjlok selama perang, mendorong pemerintah untuk mengandalkan impor hidrokarbon.

Sanksi Barat atas pengiriman minyak Suriah, serta tindakan hukuman AS terhadap Iran, telah memperumit impor ini.

Produksi minyak Suriah sebelum perang adalah 400.000 barel per hari (bpd). Tapi itu kini hanya 89.000 barel per hari pada tahun 2020, menteri perminyakan Suriah mengatakan pada bulan Februari, di mana hingga 80.000 berasal dari daerah Kurdi di luar kendali pemerintah.
(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!