Terungkap, Kapal Induk Type 003 China Nyaris Sebanding Kapal Induk Terbaru AS
Jum'at, 16 April 2021 - 11:53 WIB
Laporan Naval News, yang dikutip Jumat (16/4/2021)menyatakan modul interior Type 003, termasuk hanggar dan ruang mesin, kemungkinan akan segera selesai yang cukup untuk mulai memasang dek penerbangan, yang berarti bentuk akhirnya akan segera terlihat.
Type 003, lanjut laporan itu, kemungkinan akan berbobot 85.000 ton saat terisi penuh. Sedangkan kapal induk kelas Ford bobotnya 100.000 ton.
Meski demikian, Type 003 yang lebih besar dari Liaoning dan Shandong akan membawa banyak teknologi baru yang membuatnya jauh lebih berbahaya.
Itu termasuk—yang paling penting—sistem peluncuran pesawat elektromagnetik (EMALS) seperti yang dimiliki kapal induk kelas Ford.
EMALS akan memungkinkan Type 003 untuk meluncurkan pesawat yang lebih berat, seperti pesawat peringatan dini udara KJ-600, dan jet tempur dengan senjata berat dan muatan bahan bakar, yang saat ini membatasi kemampuan Liaoning dan Shandong untuk membawa jet tempur besar "Flying Shark" J-15.
Shenyang Aircraft Corporation, pembuat J-15, juga kemungkinan sedang mengerjakan pesawat tempur berbasis kapal induk lain untuk Angkatan Laut Tentara Pembebasan Rakyat (PLAN).
Sejak setidaknya Juli 2020, Shenyang—yang telah bekerja dengan biro desain Chinese Aeronautical Establishment untuk mengembangkan "jenis pesawat baru" untuk penggunaan Angkatan Laut—mengatakan bulan lalu bahwa mereka menggandakan penelitian dan uji coba pada 2021.
Type 003, lanjut laporan itu, kemungkinan akan berbobot 85.000 ton saat terisi penuh. Sedangkan kapal induk kelas Ford bobotnya 100.000 ton.
Meski demikian, Type 003 yang lebih besar dari Liaoning dan Shandong akan membawa banyak teknologi baru yang membuatnya jauh lebih berbahaya.
Itu termasuk—yang paling penting—sistem peluncuran pesawat elektromagnetik (EMALS) seperti yang dimiliki kapal induk kelas Ford.
EMALS akan memungkinkan Type 003 untuk meluncurkan pesawat yang lebih berat, seperti pesawat peringatan dini udara KJ-600, dan jet tempur dengan senjata berat dan muatan bahan bakar, yang saat ini membatasi kemampuan Liaoning dan Shandong untuk membawa jet tempur besar "Flying Shark" J-15.
Shenyang Aircraft Corporation, pembuat J-15, juga kemungkinan sedang mengerjakan pesawat tempur berbasis kapal induk lain untuk Angkatan Laut Tentara Pembebasan Rakyat (PLAN).
Sejak setidaknya Juli 2020, Shenyang—yang telah bekerja dengan biro desain Chinese Aeronautical Establishment untuk mengembangkan "jenis pesawat baru" untuk penggunaan Angkatan Laut—mengatakan bulan lalu bahwa mereka menggandakan penelitian dan uji coba pada 2021.
Lihat Juga :