Dunia Berkabung dengan Kepergian Pendamping Setia Ratu Elizabeth

Jum'at, 09 April 2021 - 19:26 WIB
Baca juga: Ketua Partai Zionis Relijius Siap Usir Muslim dan Arab dari Israel

“Yang Mulia meninggal dengan damai pagi ini di Kastil Windsor. Pengumuman lebih lanjut akan dilakukan pada waktunya. Keluarga Kerajaan bergabung dengan orang-orang di penjuru dunia untuk berduka atas kehilangannya," papar istana Inggris.

Pangeran Yunani itu menikahi Elizabeth pada 1947. Dia memainkan peran kunci dalam memodernisasi monarki dalam periode pasca-Perang Dunia Kedua.

Di balik tembok Istana Buckingham, dia menjadi satu-satunya tokoh kunci yang dapat dipercaya dan dipercayai sang ratu.

“Dia, secara sederhana, telah menjadi kekuatan saya dan bertahan selama ini,” papar Elizabeth dalam penghormatan pribadi yang langka kepada Philip yang dibuat dalam pidato menandai ulang tahun pernikahan ke-50 mereka pada 1997.

Philip menghabiskan empat pekan di rumah sakit awal tahun ini untuk perawatan infeksi untuk menjalani prosedur jantung, tetapi kembali ke Windsor pada awal Maret.

Pesona dan keengganannya mentolerir orang-orang yang dianggapnya bodoh atau menjilat membuatnya mendapatkan posisi yang dihormati di antara beberapa orang Inggris.

Tetapi bagi yang lain, sikapnya yang terkadang kasar membuatnya tampak kasar, suka menyendiri dan menyenangkan editor surat kabar, yang tertarik menangkap setiap komentar yang menyimpang di acara-acara resmi.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!