Iran Produksi 55 Kg Uranium yang Diperkaya 20% Sejak Januari

Kamis, 08 April 2021 - 02:02 WIB
Langkah itu sebagai reaksi terhadap tindakan mantan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump yang membawa AS keluar dari kesepakatan nuklir pada 2018.

Baca juga: Iran Tangkap 'Mata-mata Israel' dan Beberapa Orang Terkait Intelijen Asing

Tindakan Trump mendorong Iran terus melanggar batas perjanjian pada program nuklirnya yang dirancang mempersulit pengembangan bom atom. Tuduhan ingin membuat senjata nuklir itu dibantah Teheran.

Undang-undang tersebut mengharuskan Iran mulai memperkaya uranium hingga 20% dan menetapkan minimal 120 kg uranium yang dimurnikan ke tingkat itu dibuat setiap tahun, yang jumlahnya mencapai 10 kg sebulan.

“Tingkat produksi Iran sudah hingga 40% lebih cepat dari itu,” ungkap juru bicara Organisasi Energi Atom Iran Behrouz Kamalvandi.

"Dalam waktu kurang dari empat bulan kami telah memproduksi 55 kg uranium yang diperkaya 20% dalam waktu sekitar delapan bulan kami bisa mencapai 120 kg," ujar Kamalvandi kepada TV pemerintah.

Uranium dianggap diperkaya sangat tinggi pada level 20%. Memperkaya hingga 20% adalah langkah besar untuk pengayaan uranium tingkat senjata.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!