Rusia Sedang Uji Supertorpedo yang Bisa Ciptakan Tsunami Radioaktif
Selasa, 06 April 2021 - 15:00 WIB
Christopher A Ford, Asisten Menteri Luar Negeri AS untuk Keamanan Internasional dan Non-Proliferasi, sebelumnya mengatakan Poseidon 2M39 dirancang untuk membanjiri kota-kota pesisir AS dengan "tsunami radioaktif".
Citra satelit yang diberikan kepada CNN oleh perusahaan teknologi luar angkasa Maxar menunjukkan bahwa fasilitas baru di Kutub Utara memiliki fasilitas penyimpanan bawah tanah.
Diperkirakan bahwa fasilitas itu kemungkinan besar untuk torpedo Poseidon 2M39, di mana jet militer dan pembom juga tergambar.
"Jelas ada tantangan militer dari Rusia di Kutub Utara," kata seorang pejabat senior Departemen Luar Negeri AS kepada CNN tanpa disebutkan namanya.
"Itu berimplikasi pada Amerika Serikat dan sekutunya, paling tidak karena itu menciptakan kapasitas untuk memproyeksikan kekuatan ke Atlantik Utara."
Laporan tentang uji coba senjata "supertorpedo" muncul hanya beberapa hari setelah terungkap bahwa Rusia meluncurkan kapal selam sabotase bawah air baru yang mematikan yang mampu menyelam hampir dua mil dan menghancurkan kabel komunikasi.
Transaksi keuangan utama dunia senilai hingga £8 triliun dan data lain lewat setiap hari melalui “jalur komunikasi” dasar laut, yang semuanya rentan terhadap serangan.
Mata-mata intelijen Angkatan Laut Moskow telah dicurigai mencoba mengganggu kabel Barat selama berbulan-bulan dalam upaya "perang kotor" untuk mengganggu ekonomi Amerika dan sekutunya.
Citra satelit yang diberikan kepada CNN oleh perusahaan teknologi luar angkasa Maxar menunjukkan bahwa fasilitas baru di Kutub Utara memiliki fasilitas penyimpanan bawah tanah.
Diperkirakan bahwa fasilitas itu kemungkinan besar untuk torpedo Poseidon 2M39, di mana jet militer dan pembom juga tergambar.
"Jelas ada tantangan militer dari Rusia di Kutub Utara," kata seorang pejabat senior Departemen Luar Negeri AS kepada CNN tanpa disebutkan namanya.
"Itu berimplikasi pada Amerika Serikat dan sekutunya, paling tidak karena itu menciptakan kapasitas untuk memproyeksikan kekuatan ke Atlantik Utara."
Laporan tentang uji coba senjata "supertorpedo" muncul hanya beberapa hari setelah terungkap bahwa Rusia meluncurkan kapal selam sabotase bawah air baru yang mematikan yang mampu menyelam hampir dua mil dan menghancurkan kabel komunikasi.
Transaksi keuangan utama dunia senilai hingga £8 triliun dan data lain lewat setiap hari melalui “jalur komunikasi” dasar laut, yang semuanya rentan terhadap serangan.
Mata-mata intelijen Angkatan Laut Moskow telah dicurigai mencoba mengganggu kabel Barat selama berbulan-bulan dalam upaya "perang kotor" untuk mengganggu ekonomi Amerika dan sekutunya.
Lihat Juga :