Kota di Mozambik Diklaim Direbut ISIS, Jadi Sepi Bak Kota Hantu
Selasa, 30 Maret 2021 - 11:44 WIB
Ini adalah serangan terbesar dan terdekat dengan proyek gas yang dibangun oleh Total Prancis dan raksasa eneri lainnya. Proyek bernilai miliaran dollar itu berlokasi di semenanjung yang hanya berjarak 10 kilometer dari lokasi serangan.
"Tentara kekhalifahan merebut kota strategis Palma," klaim ISIS dalam sebuah pernyataan yang di-posting di saluran Telegramnya dan majalah propagandanya, Amaq.
Kelompok itu mengeklaim serangannya ditujukan pada target militer dan pemerintah, menewaskan puluhan tentara dan "anggota negara Tentara Salib", istilah yang dipakai ISIS untuk warga negara Barat.
Sementara itu, Amerika Serikat (AS) menjanjikan bantuan militer untuk memberangus kelompok teroris tersebut.
"Kami tetap berkomitmen untuk bekerja sama dengan pemerintah Mozambik untuk melawan kekerasan terorisme dan ekstremisme serta mengalahkan ISIS," kata juru bicara Pentagon John Kirby.
"Tentara kekhalifahan merebut kota strategis Palma," klaim ISIS dalam sebuah pernyataan yang di-posting di saluran Telegramnya dan majalah propagandanya, Amaq.
Kelompok itu mengeklaim serangannya ditujukan pada target militer dan pemerintah, menewaskan puluhan tentara dan "anggota negara Tentara Salib", istilah yang dipakai ISIS untuk warga negara Barat.
Sementara itu, Amerika Serikat (AS) menjanjikan bantuan militer untuk memberangus kelompok teroris tersebut.
"Kami tetap berkomitmen untuk bekerja sama dengan pemerintah Mozambik untuk melawan kekerasan terorisme dan ekstremisme serta mengalahkan ISIS," kata juru bicara Pentagon John Kirby.
Lihat Juga :