Menlu AS Desak Turki Buang S-400 Rusia
Kamis, 25 Maret 2021 - 02:40 WIB
Amerika Serikat dengan gencar mengkritik keputusan Turki untuk membeli sistem pertahan rudal S-400 Rusia. Washington mengatakan bahwa S-400 tidak sesuai dengan standar keamanan NATO dan membahayakan teknologi militer AS, terutama ketika menyangkut pengoperasian jet F-35 buatan AS.
Washington kemudian menangguhkan partisipasi Turki dalam kemitraan F-35 Joint Strike Fighter.
Pada bulan Desember, Amerika Serikat menjatuhkan sanksi kepada Turki di bawah Undang-Undang Melawan Musuh Amerika Melalui Sanksi (CAATSA) karena akuisisi sistem pertahanan udara S-400 Rusia. Tindakan hukuman tersebut menargetkan empat afiliasi dari Presidensi Industri Pertahanan Turki (SSB), termasuk kepalanya, Ismail Demir.
Baca juga: Media AS Mengungkap Apa yang Membuat S-400 Rusia 'Sangat Mematikan'
Pada 2017, Ankara menandatangani perjanjian dengan Moskow yang lebih memilih sistem pertahanan Rusia daripada sistem Patriot AS setelah AS dan Turki gagal mencapai konsensus mengenai transfer teknologi. Pada 2019, Turki menerima beberapa batalyon S-400 senilai $ 2,5 miliar.
Washington kemudian menangguhkan partisipasi Turki dalam kemitraan F-35 Joint Strike Fighter.
Pada bulan Desember, Amerika Serikat menjatuhkan sanksi kepada Turki di bawah Undang-Undang Melawan Musuh Amerika Melalui Sanksi (CAATSA) karena akuisisi sistem pertahanan udara S-400 Rusia. Tindakan hukuman tersebut menargetkan empat afiliasi dari Presidensi Industri Pertahanan Turki (SSB), termasuk kepalanya, Ismail Demir.
Baca juga: Media AS Mengungkap Apa yang Membuat S-400 Rusia 'Sangat Mematikan'
Pada 2017, Ankara menandatangani perjanjian dengan Moskow yang lebih memilih sistem pertahanan Rusia daripada sistem Patriot AS setelah AS dan Turki gagal mencapai konsensus mengenai transfer teknologi. Pada 2019, Turki menerima beberapa batalyon S-400 senilai $ 2,5 miliar.
(ian)
Lihat Juga :