Turki Kecam 'Pembantaian' Demonstran oleh Junta Myanmar

Senin, 01 Maret 2021 - 20:11 WIB
"Polisi dan pasukan militer telah menghadapi demonstrasi damai, menggunakan kekuatan mematikan dan kekuatan yang kurang mematikan yang—menurut informasi yang dapat dipercaya—telah menyebabkan sedikitnya 18 orang tewas dan lebih dari 30 luka-luka,” kata Kantor HAM PBB dalam sebuah pernyataan.

Tembakan dilakukan oleh pasukan keamanan di beberapa lokasi di kota terbesar Myanmar; Yangon, setelah gas air mata dan granat setrum tidak membuat massa bubar. Media pemerintah,Global New Light Of Myanmarmenyalahkan kubu demonstran dengan menyebutnya terlalu anarkis.Baca juga: Polisi Myanmar Bentrok dengan Massa Anti Kudeta, 18 Orang Tewas

"Tindakan berat pasti akan diambil terhadap pengunjuk rasa yang rusuh. Tentara sebelumnya telah menunjukkan pengekangan, tetapi tidak bisa mengabaikan massa anarkis,” tulisGlobal New Light Of Myanmar.
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!