Pasukan Khusus Israel Buru Penyerbu Markas Jet Tempur Siluman F-35
Selasa, 09 Februari 2021 - 13:26 WIB
Mobil yang dibajak tersangka menyerbu Pangkalan Angkatan Udara Nevatim, markas jet tempur siluman F-35 Israel, Senin (8/2/2021). Foto/Polisi Israel/Times of Israel
TEL AVIV - Seorang pembajak mobil dengan kecepatan tinggi menyerbu Pangkalan Angkatan Udara Nevatim yang menjadi markas jet tempur siluman F-35 Israel pada Senin malam. Tersangka berhasil melarikan diri sehingga memicu perburuan besar-besaran yang melibatkan pasukan khusus Shaldag dari Angkatan Udara.
Pangkalan Udara Nevatim berlokasi di Gurun Negev utara. Polisi dan militer Israel mengatakan tersangka membajak mobil di Dimona. Tersangka menyerbu pangkalan militer, namun mobil terhenti oleh paku ban yang dipasang di jalan pangkalan.
Baca juga: Markas Jet Siluman F-35 Israel Diserbu Pengendara Mobil Berkecepatan Tinggi
"Pasukan polisi, dibantu oleh Pasukan Pertahanan Israel (IDF), sedang menggeledah area (Pangkalan Angkatan Udara Nevatim) tersebut," kata polisi dalam sebuah pernyataan, seperti dikutip Times of Israel, Selasa (9/2/2021). IDF membenarkan bahwa pihaknya sedang memburu tersangka.
Pada Selasa pagi, militer Israel mengatakan bahwa setelah pencarian intensif di sepanjang pagar perimeter 40 kilometer (25 mil), mereka telah mengidentifikasi situs di mana penyusup telah memanjat pagar 5 meter untuk meninggalkan pangkalan. Tanggung jawab investigasi kemudian diserahkan kepada Polisi Israel.
Pangkalan Udara Nevatim berlokasi di Gurun Negev utara. Polisi dan militer Israel mengatakan tersangka membajak mobil di Dimona. Tersangka menyerbu pangkalan militer, namun mobil terhenti oleh paku ban yang dipasang di jalan pangkalan.
Baca juga: Markas Jet Siluman F-35 Israel Diserbu Pengendara Mobil Berkecepatan Tinggi
"Pasukan polisi, dibantu oleh Pasukan Pertahanan Israel (IDF), sedang menggeledah area (Pangkalan Angkatan Udara Nevatim) tersebut," kata polisi dalam sebuah pernyataan, seperti dikutip Times of Israel, Selasa (9/2/2021). IDF membenarkan bahwa pihaknya sedang memburu tersangka.
Pada Selasa pagi, militer Israel mengatakan bahwa setelah pencarian intensif di sepanjang pagar perimeter 40 kilometer (25 mil), mereka telah mengidentifikasi situs di mana penyusup telah memanjat pagar 5 meter untuk meninggalkan pangkalan. Tanggung jawab investigasi kemudian diserahkan kepada Polisi Israel.
Lihat Juga :