Singapura Kerahkan 'Robodog' untuk Awasi Penerapan Lockdown
Minggu, 17 Mei 2020 - 07:00 WIB
Mesin empat kaki yang dikendalikan dari jarak jauh, yang dibangun oleh Boston Dynamics pertama kali dikerahkan di sebuah taman pusat pada hari pertengahan Mei, sebagai bagian dari uji coba dua minggu. Jika dinilai efektif, Robodog akan terus dikerahkan untuk menjaga ruang hijau Singapura selama penguncian wilayah.
"Mari kita menjaga Singapura tetap sehat. Untuk keselamatanmu sendiri dan untuk orang-orang di sekitarmu, tolong berdiri setidaknya satu meter. Terima kasih," kata Robodog berwarna kuning dan hitam bernama SPOT dalam bahasa Inggris saat berkeliling.
Terlepas dari bentuk peringatan yang sopan, pelanggaran aturan ketat Singapura dapat mengakibatkan denda yang besar dan bahkan penjara.
Negara-kota berpenduduk 5,7 juta orang ini memiliki lebih dari 21 ribu kasus, salah satu yang tertinggi di Asia, yang sebagian besar disebabkan oleh infeksi massal di kalangan pekerja migran yang tinggal di asrama sempit di daerah yang jarang dikunjungi oleh wisatawan.
(Baca: Lemas Saat Puasa? Ini Makanan Sehat yang Memberi Energi Tambahan )
"Mari kita menjaga Singapura tetap sehat. Untuk keselamatanmu sendiri dan untuk orang-orang di sekitarmu, tolong berdiri setidaknya satu meter. Terima kasih," kata Robodog berwarna kuning dan hitam bernama SPOT dalam bahasa Inggris saat berkeliling.
Terlepas dari bentuk peringatan yang sopan, pelanggaran aturan ketat Singapura dapat mengakibatkan denda yang besar dan bahkan penjara.
Negara-kota berpenduduk 5,7 juta orang ini memiliki lebih dari 21 ribu kasus, salah satu yang tertinggi di Asia, yang sebagian besar disebabkan oleh infeksi massal di kalangan pekerja migran yang tinggal di asrama sempit di daerah yang jarang dikunjungi oleh wisatawan.
(Baca: Lemas Saat Puasa? Ini Makanan Sehat yang Memberi Energi Tambahan )
Lihat Juga :