Ulama Terkemuka Saudi Dipenjara, Putranya Desak Pangeran MBS Membebaskannya
Jum'at, 22 Januari 2021 - 06:32 WIB
Terobosan itu diikuti dengan pembukaan perbatasan darat Arab Saudi dengan Qatar, yang membuka jalan untuk meredakan ketegangan dengan negara-negara Arab lainnya.
Abdullah Al-Ouda meminta MBS untuk membebaskan warga Kerajaan Arab Saudi sekarang karena perselisihan Teluk telah berakhir.
Sheikh Al-Ouda adalah salah satu dari puluhan pembangkang, penulis, dan ulama yang ditahan pada pertengahan September 2017 dalam tindakan keras negara terhadap mereka yang digambarkan sebagai "bertindak untuk kepentingan pihak asing terhadap keamanan Kerajaan dan kepentingannya."
Menurut Abdullah Al-Ouda, ayahnya ditangkap karena menolak men-tweet pesan kepada 13 juta pengikutnya untuk mendukung blokade yang dipimpin Arab Saudi terhadap Qatar. Dia malah mengungkapkan keinginan untuk rekonsiliasi dengan men-tweet; "Semoga Allah menyelaraskan hati mereka untuk kepentingan rakyat mereka."
Beberapa hari kemudian, petugas keamanan negara Arab Saudi menangkapnya.
Abdullah Al-Ouda meminta MBS untuk membebaskan warga Kerajaan Arab Saudi sekarang karena perselisihan Teluk telah berakhir.
Sheikh Al-Ouda adalah salah satu dari puluhan pembangkang, penulis, dan ulama yang ditahan pada pertengahan September 2017 dalam tindakan keras negara terhadap mereka yang digambarkan sebagai "bertindak untuk kepentingan pihak asing terhadap keamanan Kerajaan dan kepentingannya."
Menurut Abdullah Al-Ouda, ayahnya ditangkap karena menolak men-tweet pesan kepada 13 juta pengikutnya untuk mendukung blokade yang dipimpin Arab Saudi terhadap Qatar. Dia malah mengungkapkan keinginan untuk rekonsiliasi dengan men-tweet; "Semoga Allah menyelaraskan hati mereka untuk kepentingan rakyat mereka."
Beberapa hari kemudian, petugas keamanan negara Arab Saudi menangkapnya.
Lihat Juga :