Menlu Jerman Sebut Orang yang Sudah Divaksin Covid-19 Harus Diberi 'Kebebasan'

Senin, 18 Januari 2021 - 01:57 WIB
Pernyataan Maas kontras dengan menteri Jerman lainnya, yang menentang hak-hak khusus tersebut. Khawatir hal itu dapat menyebabkan ketidaksetaraan dalam masyarakat pada saat tidak semua orang memiliki kesempatan untuk diinokulasi.

Menteri Dalam Negeri Jerman, Horst Seehofer mengatakan bahwa membedakan antara orang yang divaksinasi dan yang tidak divaksinasi sama saja dengan vaksinasi wajib, yang ditentangnya.

Maas mengakui ini mungkin menyebabkan ketidaksetaraan untuk "masa transisi". Dia mengatakan, langkah seperti itu akan dibenarkan berdasarkan konstitusi, selama ada alasan yang objektif dan tidak mempengaruhi layanan publik dasar.

Menurut Institut Robert Koch, sekitar satu juta dan total sekitar 80 juta penduduk, Jerman telah divaksinasi pada hari Jumat. Angka ini masih jauh dari angka 60-70 persen populasi yang harus divaksin untuk dapat mencapai kekebalan kawanan.
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!