Perang Polisi Khusus dengan Geng di Venezuela, 23 Orang Tewas
Senin, 11 Januari 2021 - 09:14 WIB
Para personel polisi Pasukan Aksi Khusus atau FAES Venezuela saat beroperasi. Foto/REUTERS
CARACAS - Setidaknya 23 orang tewas selama akhir pekan dalam perang antara polisi khusus dan geng di Ibu Kota Venezuela , Caracas.
Pertumpahan darah ini dilaporkan para aktivis hak asasi manusia (HAM), ketika pemerintah Presiden Nicolas Maduro menghadapi pengawasan internasional atas pembunuhan oleh pasukan keamanannya. (Baca: Anggap Pengkhianat, Massa Pro-Trump Hendak Gantung Wapres Pence di Capitol )
Bentrok mematikan dimulai pada Jumat sore, di mana operasi oleh dua unit polisi elite—Pasukan Aksi Khusus yang dikenal sebagai FAES dan Unit Operasi Taktis Khusus yang dikenal sebagai UOTE—di lingkungan yang dipenuhi geng di La Vega.
Aktivis HAM, Marino Alvarado mengatakan bentrok itu berlanjut hingga Sabtu.
Pertumpahan darah ini dilaporkan para aktivis hak asasi manusia (HAM), ketika pemerintah Presiden Nicolas Maduro menghadapi pengawasan internasional atas pembunuhan oleh pasukan keamanannya. (Baca: Anggap Pengkhianat, Massa Pro-Trump Hendak Gantung Wapres Pence di Capitol )
Bentrok mematikan dimulai pada Jumat sore, di mana operasi oleh dua unit polisi elite—Pasukan Aksi Khusus yang dikenal sebagai FAES dan Unit Operasi Taktis Khusus yang dikenal sebagai UOTE—di lingkungan yang dipenuhi geng di La Vega.
Aktivis HAM, Marino Alvarado mengatakan bentrok itu berlanjut hingga Sabtu.
Lihat Juga :