Marah, Trump Cabut Akses Kepala Staf Wakil Presiden ke Gedung Putih

Jum'at, 08 Januari 2021 - 20:01 WIB
Trump telah menekan Pence dalam beberapa pekan terakhir untuk memblokir sertifikasi Kongres atas kemenangan Electoral College oleh Presiden terpilih Joe Biden pada Rabu. (Baca Juga: Kasihan Trump, Marah dan Mengisolir Diri di Gedung Putih)

Pence menolak tekanan Trump agar dia ikut campur dalam penghitungan suara Electoral College, beberapa menit sebelum sidang dibuka. (Baca Juga: Menteri Transportasi dan Pendidikan Mundur, Staf Gedung Putih Eksodus)

Pence mengatakan dalam sepucuk surat kepada Kongres bahwa dia tidak bisa mengklaim "otoritas sepihak" untuk memutuskan panglima tertinggi AS berikutnya, tetapi dia berjanji mendengarkan keberatan yang diajukan oleh para anggota parlemen. (Baca Juga: Setelah US Capitol Diserbu, Kini Para Politisi Israel yang Ketakutan)

Surat itu didistribusikan beberapa menit setelah Trump mengatakan kepada para pendukungnya di dekat National Mall bahwa dia akan "sangat kecewa" jika wakil presiden yang setia sampai sekarang tidak mengindahkan permintaannya. (Lihat Infografis: Jet Siluman F-35 Inggris Bakal Dilengkapi Rudal Maut SPEAR3)

"Mike Pence, saya harap Anda akan membela kebaikan Konstitusi kita, dan demi kebaikan negara kita, dan jika tidak, saya akan sangat kecewa kepada Anda. Saya akan memberi tahu Anda sekarang. Saya tidak mendengar cerita-cerita yang bagus," ujar Trump kepada para pendukungnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!