Ceko dan Slowakia Kewalahan Kremasi Mayat-mayat Korban COVID-19

Rabu, 06 Januari 2021 - 02:05 WIB
"Mereka bekerja dalam tiga shift untuk kremasi di tiga tungku. Itu masih belum cukup, dan mayat menunggu di sana untuk kremasi. Karena kepekaan, kami tidak ingin mempublikasikannya selama beberapa waktu, tetapi kami tidak dapat menahannya lebih lama lagi. Jika tidak, orang tidak akan menyadari keseriusan situasi," paparnya.

"Tidak ada tempat untuk pergi, tidak ada tempat mundur dari sini," imbuh wali kota, seperti dikutip Russia Today, Rabu (6/1/2021).

Menurut laporan iDNES.cz, 80 jenazah dikirim untuk dikremasi pada Malam Tahun Baru, dan angka itu bahkan lebih tinggi pada hari-hari lain. Jumlah jenazah yang biasa dikremasi adalah kira-kira setengah dari angka itu.

Krisis serupa telah terjadi di tetangga timur Republik Ceko, Slowakia, di mana krematorium di kota Nitra juga kewalahan. Sama seperti di Ostrava, jenazah-jenazah korban COVID-19 dibawa ke sana dari seluruh wilayah.

Media lokal melaporkan bahwa rumah sakit utama dan kamar mayat di Nitra semakin kewalahan.

“Kami masih mengadakan dua hingga empat pemakaman sehari, dan lima hingga enam jenazah lainnya akan tiba. Kami tidak punya waktu untuk menguburkan mereka," kata seorang pekerja di rumah duka kepada saluran televisi Markiza. (Baca juga: Pramugari Cantik Tewas di Bak Mandi Hotel, Diduga usai Diperkosa Beramai-ramai )
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!