Iran Sangkal Tuduhan Menyita Kapal Korsel dan Menyandera Awaknya

Rabu, 06 Januari 2021 - 08:31 WIB
Sejak Trump membatalkan kesepakatan, Iran telah mengambil langkah-langkah yang melanggar kesepakatan nuklir.

Biden mengatakan Iran harus sepenuhnya patuh sebelum kesepakatan dapat dipulihkan, sementara Iran mengatakan Washington harus mencabut sanksi terlebih dahulu.

Pada Senin, Teheran mengumumkan telah meningkatkan pengayaan uranium di fasilitas bawah tanah. Langkah terbaru itu melanggar ketentuan kesepakatan nuklir.

Menteri Luar Negeri Korea Selatan Kang Kyung-wha melakukan upaya diplomatik untuk menjamin pembebasan kapal tanker tersebut. Dia telah melakukan kontak dengan menlu Iran.

Duta Besar Iran di Seoul, Saeed Badamchi Shabestari, ditanya tentang status awak kapal sebelum pertemuannya di Kementerian Luar Negeri Korsel. Dia mengatakan, “Semuanya aman."

Selain delegasi Korea Selatan yang diperkirakan pergi ke Iran secepat mungkin untuk mencoba membebaskan kapal, Wakil Menteri Luar Negeri Korea Selatan Choi Jong-kun dijadwalkan mengunjungi Iran pada Minggu.

TV pemerintah Iran mengutip seorang pejabat pemerintah Teheran yang mengatakan kunjungan itu telah dijadwalkan sebelumnya, untuk membahas dana yang dibekukan.
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!