Studi Ungkap Resiko Tertular Covid-19 di Pesawat Tergolong Rendah

Selasa, 05 Januari 2021 - 06:15 WIB
Sekitar 99,99 persen partikel disaring keluar dari kabin dalam waktu enam menit karena sirkulasi udara yang cepat, ventilasi udara ke bawah dan sistem filtrasi di pesawat. Diperkirakan bahwa untuk dapat terinfeksi, penumpang harus terbang selama 54 jam di pesawat bersamaan dengan orang yang terinfeksi.

United, yang juga menyediakan pilot untuk tes tersebut, bersusah payah untuk mempresentasikan hasil yang menguntungkannya. "Hasil ini, berarti kemungkinan Anda terkena Covid-19 di pesawat hampir tidak ada, bahkan jika penerbangan Anda penuh," kata Kepala Pelanggan United Airlines Toby Enqvist, seperti dilansir Al Arabiya.

Studi tersebut dipimpin dan didanai oleh Komando Transportasi, yang mengoperasikan penerbangan Patriot Express yang menggunakan pesawat komersial seperti United untuk anggota militer dan keluarganya.

(Baca: Targetkan 100% Angka Kesembuhan, Satgas Harap Januari 2021 Ada Gebrakan Penanganan Covid-19 )

Penelitian selama enam bulan ini melibatkan 300 tes selama 38 jam waktu penerbangan dan 45 jam pengujian darat. Itu dilakukan dengan melepaskan partikel berukuran sama dengan Covid-10 di seluruh kabin berdasarkan bagian, yang masing-masing memiliki 42 sensor yang mewakili penumpang lain yang berpotensi bersentuhan dengan partikel tersebut.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!