26 Manula di Belgia Meninggal Setelah Dikunjungi Sinterklass
Sabtu, 02 Januari 2021 - 11:47 WIB
Perayaan tahun ini, bagaimanapun, telah diselimuti oleh pandemi virus Corona, yang sangat memukul Belgia, terutama di rumah jompo.(Baca juga: Susul Inggris, India Setujui Vaksin COVID-19 AstraZeneca )
"Tidak ada penyelidikan yang diluncurkan jika tidak ada keluhan resmi," kata juru bicara kesehatan regional Joris Moonens, dan tidak ada petunjuk bahwa sukarelawan itu tahu dia terinfeksi seperti dikutip dari CBS News, Sabtu (2/1/2021).
Tetapi seorang manajer krisis telah ditunjuk untuk Hemelrijck - yang menampung 169 orang sebelum wabah COVID-19 - untuk membantu staf, penduduk dan kerabat dalam mengatasi periode yang sulit ini.
Belgia memiliki salah satu jumlah kematian akibat virus Corona per kapita tertinggi di dunia. Dari jumlah itu, lebih dari setengah dari yang meninggal - 11.066 orang - adalah penghuni panti jompo.(Baca juga: Rusak 500 Dosis Vaksin COVID-19, Apoteker di AS Ditangkap )
"Tidak ada penyelidikan yang diluncurkan jika tidak ada keluhan resmi," kata juru bicara kesehatan regional Joris Moonens, dan tidak ada petunjuk bahwa sukarelawan itu tahu dia terinfeksi seperti dikutip dari CBS News, Sabtu (2/1/2021).
Tetapi seorang manajer krisis telah ditunjuk untuk Hemelrijck - yang menampung 169 orang sebelum wabah COVID-19 - untuk membantu staf, penduduk dan kerabat dalam mengatasi periode yang sulit ini.
Belgia memiliki salah satu jumlah kematian akibat virus Corona per kapita tertinggi di dunia. Dari jumlah itu, lebih dari setengah dari yang meninggal - 11.066 orang - adalah penghuni panti jompo.(Baca juga: Rusak 500 Dosis Vaksin COVID-19, Apoteker di AS Ditangkap )
(ber)
Lihat Juga :