Minta Muslim Pahami Al-Qur'an, Ulama Ini Dukung Normalisasi Pakistan-Israel
Selasa, 22 Desember 2020 - 15:47 WIB
Perdana Menteri Imran Khan (foto kiri) dan ulama Pakistan, Maulana Muhammad Khan Sherani. Foto/The Yeshiva World
ISLAMABAD - Seorang ulama yang juga tokoh politik Pakistan terang-terangan mendukung negaranya untuk melakukan normalisasi hubungan dengan Israel . Dia bahkan mengatakan Al-Qur'an dan sejarah membuktikan tanah Israel hanya milik orang Yahudi.
Ulama Pakistan yang sikapnya beda dengan pemerintah ini bernama Maulana Muhammad Khan Sherani. Dia juga merupakan politisi dari JUI-F. Muhammad Khan menyuarakan dukungan normalisasi hubungan dengan Israel itu pada akhir pekan lalu ketika pemerintah Pakistan dilaporkan melakukan pembicaraan rahasia dengan rezim Zionis. (Baca: Pakistan kepada UEA: Kami Tak Akan Normalisasi dengan Israel! )
"Ini masalah internasional, saya mendukung pengakuan Israel," kata Sherani.
"Muslim terpelajar perlu memahami bahwa Al-Qur'an dan sejarah membuktikan kepada kita tanah Israel hanya milik orang Yahudi. Raja Daud membangun rumah G-d di Yerusalem untuk Israel dan bukan untuk Palestina," katanya lagi.
Sementara itu, pemerintah Pakistan kembali menegaskan kebijakan luar negerinya yang tidak akan mengakui negara Israel sampai ada solusi konkret dan permanen untuk masalah Palestina.
Ulama Pakistan yang sikapnya beda dengan pemerintah ini bernama Maulana Muhammad Khan Sherani. Dia juga merupakan politisi dari JUI-F. Muhammad Khan menyuarakan dukungan normalisasi hubungan dengan Israel itu pada akhir pekan lalu ketika pemerintah Pakistan dilaporkan melakukan pembicaraan rahasia dengan rezim Zionis. (Baca: Pakistan kepada UEA: Kami Tak Akan Normalisasi dengan Israel! )
"Ini masalah internasional, saya mendukung pengakuan Israel," kata Sherani.
"Muslim terpelajar perlu memahami bahwa Al-Qur'an dan sejarah membuktikan kepada kita tanah Israel hanya milik orang Yahudi. Raja Daud membangun rumah G-d di Yerusalem untuk Israel dan bukan untuk Palestina," katanya lagi.
Sementara itu, pemerintah Pakistan kembali menegaskan kebijakan luar negerinya yang tidak akan mengakui negara Israel sampai ada solusi konkret dan permanen untuk masalah Palestina.
Lihat Juga :