AS Gertak Iran dengan Kapal Selam Nuklir Bersenjata Rudal Tomahawk

Selasa, 22 Desember 2020 - 06:11 WIB
Kapal selam bertenaga nuklir Angkatan Laut Amerika Serikat, USS Georgia, muncul di Selat Hormuz yang dekat dengan wilayah Iran, Senin (21/12/2020). Foto/MCS2 Indra Beaufort/US Navy
DUBAI - Kapal selam bertenaga nuklir Angkatan Laut Amerika Serikat (AS) , USS Georgia, transit di Selat Hormuz pada hari Senin disertai dengan dua kapal perang tambahan.

Media-media Amerika menyimpulkan pengiriman kapal selam bersenjata rudal jelajah Tomahawk itu untuk menggertak Iran setelah rentetan serangan roket menghujani kompleks Kedutaan AS di Baghdad hari Minggu. Serangan itu terjadi menjelang setahun pembunuhan jenderal Iran, Qassem Soleimani, oleh pesawat nirawak Amerika di Baghdad. (Baca: Roket-roket Katyusha Hujani Kedutaan AS di Zona Hijau Irak )



Angkatan Laut Amerika membuat pengumuman publik yang langka tentang pergerakan kapal selam nuklir di perairan dekat wilayah Iran.

"Kapal selam berpeluru kendali kelas Ohio; USS Georgia (SSGN 729), bersama dengan kapal penjelajah berpeluru kendali USS Port Royal (CG 73) dan USS Philippine Sea (CG 58), transit di Selat Hormuz memasuki wilayah Teluk Arab, 21 Desember," kata Angkatan Laut dalam sebuah pernyataan menggunakan nama alternatif untuk Teluk Persia, sebagaimana dilansir CNN, Selasa (22/12/2020).
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!