DK PBB Duga Korut Gunakan Pandemi untuk 'Siksa' Warganya
Minggu, 13 Desember 2020 - 17:27 WIB
Duta Besar Jerman untuk PBB Christoph Heusgen menuturkan, keputusan Pyongyang untuk menempatkan pengembangan senjata nuklir di atas kesejahteraan warganya adalah hal yang tidak diterima.
"Keputusan pemerintah untuk memprioritaskan program senjatanya di atas kebutuhan rakyatnya dan isolasi mereka dari komunitas internasional, pasti memperburuk dampak pandemi pada populasi Korut," ujarnya.
Meskipun Korut belum secara resmi mendaftarkan adanya kasus infeksi, Kantor Berita Pusat Korea (KCNA) pekan lalu melaporkan Korut telah menerapkan "tindakan darurat kelas atas", sementara Pyongyang telah ditempatkan pada tingkat kewaspadaan tertinggi terhadap virus Covid-19.
Pengoperasian tempat umum, termasuk restoran dan pemandian umum, telah ditangguhkan, dan pergerakan orang di ibu kota telah dilarang. ( Baca juga: Kim Jong-un Panik, Isolasi Satu Kota Cegah Penyebaran Covid-19 )
"Keputusan pemerintah untuk memprioritaskan program senjatanya di atas kebutuhan rakyatnya dan isolasi mereka dari komunitas internasional, pasti memperburuk dampak pandemi pada populasi Korut," ujarnya.
Meskipun Korut belum secara resmi mendaftarkan adanya kasus infeksi, Kantor Berita Pusat Korea (KCNA) pekan lalu melaporkan Korut telah menerapkan "tindakan darurat kelas atas", sementara Pyongyang telah ditempatkan pada tingkat kewaspadaan tertinggi terhadap virus Covid-19.
Pengoperasian tempat umum, termasuk restoran dan pemandian umum, telah ditangguhkan, dan pergerakan orang di ibu kota telah dilarang. ( Baca juga: Kim Jong-un Panik, Isolasi Satu Kota Cegah Penyebaran Covid-19 )
(esn)
Lihat Juga :