10 Kisah Pengkhianatan Terbesar Sepanjang Sejarah
Senin, 20 April 2020 - 06:29 WIB
Dalam upayanya tersebut, dia bergabung dengan pasukan Inggris dalam Perang Plassey pimpinan Robert Clive, dan tentara India pimpinan Nawab Sira-ud-Dowla dari Oudh yang merupakan titik kulminasi dari ketegangan dan kecurigaan kedua belah pihak. Meski pasukan India jauh lebih banyak jumlahnya daripada pasukan Inggris, namun pengkhianatan Mir Jafar membuat Inggris memenangkan perang.
8. Aldrich Ames
Dipicu kecanduan alkohol dan selera istrinya yang tingkat tinggi, Aldrich Ames tega menjual rahasia pemerintah AS ke tangan Rusia selama tahun 1980-an. Pekerjaaan Ames di CIA membuatnya mempunyai akses terhadap intelijen militer dan nama-nama setiap agen mata-mata AS yang beroperasi terhadap Rusia—intelijen yang dengan sukarela dia serahkan.
Usaha pengkhianatannya tersebut telah memberi penghasilan sebesar USD4,6 juta baginya. Ames akhirnya dikenai hukuman penjara seumur hidup atas aksi spionasenya itu.
9. Wang Jingwei
Dianggap sebagai pengkhianat paling luar biasa dalam sejarah China. Wang bertemu Dr Sun Yat Sen saat dirinya bersekolah di Jepang saat berusia 21 tahun. Di bawah pengaruh Dr Sun, dia mulai berpartisipasi di dalam rencana melawan pemerintahan termasuk percobaan pembunuhan pejabat Manchu di Beijing yang gagal.
Pada 1925 dia menjadi penerus Dr. Sun sebagai Presiden sementara ROC, setelah Dr. Sun wafat (Presiden sementara ROC). Ketika Nanjing jatuh ke Jepang pada 1937, Wang memulai pengkhianatannya lewat kerja sama dengan Jepang. Dia mendukung rencana Jepang menguasai China. Di saat China memerlukan tenaganya, Jingwei justru bergabung dengan Jepang.
10. Jane Fonda
Jane Fonda tumbuh menapak karier di Hollywood. Setelah dengan mudah masuk di dunia film (mungkin karena dia anak bintang jadul Henry Fonda), Jane menjadi aktivis kontroversial di mata para veteran Amerika di perang Vietnam. Pada saat perang, Jane sangat bersimpati pada pihak Vietnam Utara.
Banyak veteran setelah perang usai ingin menuntut Jane atas pengkhianatannya ini, tetapi Jane selalu berhasil lolos dari hukuman atas keberpihakannya terhadap Vietnam Utara. Meskipun pada akhirnya dia menyesali perbuatannya itu tetapi para veteran masih berat memaafkannya.
8. Aldrich Ames
Dipicu kecanduan alkohol dan selera istrinya yang tingkat tinggi, Aldrich Ames tega menjual rahasia pemerintah AS ke tangan Rusia selama tahun 1980-an. Pekerjaaan Ames di CIA membuatnya mempunyai akses terhadap intelijen militer dan nama-nama setiap agen mata-mata AS yang beroperasi terhadap Rusia—intelijen yang dengan sukarela dia serahkan.
Usaha pengkhianatannya tersebut telah memberi penghasilan sebesar USD4,6 juta baginya. Ames akhirnya dikenai hukuman penjara seumur hidup atas aksi spionasenya itu.
9. Wang Jingwei
Dianggap sebagai pengkhianat paling luar biasa dalam sejarah China. Wang bertemu Dr Sun Yat Sen saat dirinya bersekolah di Jepang saat berusia 21 tahun. Di bawah pengaruh Dr Sun, dia mulai berpartisipasi di dalam rencana melawan pemerintahan termasuk percobaan pembunuhan pejabat Manchu di Beijing yang gagal.
Pada 1925 dia menjadi penerus Dr. Sun sebagai Presiden sementara ROC, setelah Dr. Sun wafat (Presiden sementara ROC). Ketika Nanjing jatuh ke Jepang pada 1937, Wang memulai pengkhianatannya lewat kerja sama dengan Jepang. Dia mendukung rencana Jepang menguasai China. Di saat China memerlukan tenaganya, Jingwei justru bergabung dengan Jepang.
10. Jane Fonda
Jane Fonda tumbuh menapak karier di Hollywood. Setelah dengan mudah masuk di dunia film (mungkin karena dia anak bintang jadul Henry Fonda), Jane menjadi aktivis kontroversial di mata para veteran Amerika di perang Vietnam. Pada saat perang, Jane sangat bersimpati pada pihak Vietnam Utara.
Banyak veteran setelah perang usai ingin menuntut Jane atas pengkhianatannya ini, tetapi Jane selalu berhasil lolos dari hukuman atas keberpihakannya terhadap Vietnam Utara. Meskipun pada akhirnya dia menyesali perbuatannya itu tetapi para veteran masih berat memaafkannya.
(poe)
Lihat Juga :