Lavrov: Kehadiran Militer AS di Suriah Persulit Upaya Rekonsiliasi
Minggu, 06 Desember 2020 - 00:42 WIB
"Barat menunjukkan standar ganda yang menolak bantuan ke Suriah, bahkan ketika masalah kemanusiaan diangkat. Di tengah pandemi, Barat berpegang teguh pada kebijakan ekonomi yang mencekik Suriah," ungkapnya.
Dia menegaskan, bahwa perdamaian dan stabilitas dapat dibawa ke Timur Tengah dan Afrika Utara berdasarkan hukum internasional. ( Baca juga: Turki Beli S-400 Rusia, Kongres AS Serukan Penjatuhan Sanksi )
"Ini melibatkan penolakan campur tangan eksternal, menghormati prinsip-prinsip Piagam PBB, kedaulatan dan integritas wilayah, dan mengandalkan dialog nasional yang inklusif di setiap negara, di mana perselisihan dapat terlihat. Rusia berpegang teguh pada garis ini dalam semua situasi di kawasan, termasuk di Suriah," tukasnya.
Dia menegaskan, bahwa perdamaian dan stabilitas dapat dibawa ke Timur Tengah dan Afrika Utara berdasarkan hukum internasional. ( Baca juga: Turki Beli S-400 Rusia, Kongres AS Serukan Penjatuhan Sanksi )
"Ini melibatkan penolakan campur tangan eksternal, menghormati prinsip-prinsip Piagam PBB, kedaulatan dan integritas wilayah, dan mengandalkan dialog nasional yang inklusif di setiap negara, di mana perselisihan dapat terlihat. Rusia berpegang teguh pada garis ini dalam semua situasi di kawasan, termasuk di Suriah," tukasnya.
(esn)
Lihat Juga :